Universitas Medan Area (UMA) melalui Badan Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Akademik (BPIKA) menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 bagi dosen di lingkungan UMA. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026, bertempat di Conference Room Prof. Dr. H. A. Yakub Matondang, MA, Gedung Rektorat Lantai 3.
Kegiatan ToT PKM 2026 ini menghadirkan narasumber nasional, Fahrizal Hazra, dosen dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang dikenal berpengalaman dalam pembinaan dan pendampingan PKM hingga tingkat nasional. Kehadiran narasumber berkompeten ini menjadi langkah strategis UMA dalam meningkatkan kualitas proposal mahasiswa serta memperbesar peluang lolos pendanaan PKM tahun 2026.
Pelaksanaan ToT ini merupakan bagian dari komitmen UMA dalam memperkuat peran dosen sebagai pembimbing yang adaptif terhadap kebijakan terbaru PKM. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya sistematis untuk meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan dan berprestasi di ajang nasional.
PKM sebagai Wadah Lahirnya Inovator Muda UMA
Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Inovasi dan Alumni UMA, Walid Musthafa S, menegaskan bahwa Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu program strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Menurutnya, keberhasilan mahasiswa dalam kompetisi PKM tidak terlepas dari kualitas pendampingan dosen. Oleh karena itu, kegiatan ToT ini dinilai penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kompetensi pembimbing, serta menyusun strategi efektif dalam menghasilkan proposal unggul dan kompetitif di tingkat nasional.
Ia juga berharap melalui penguatan kapasitas dosen, UMA dapat meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan serta meraih prestasi pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).
Strategi Penyusunan Proposal PKM Unggul dan Kompetitif
Dalam sesi materi, narasumber memaparkan berbagai strategi efektif dalam penyusunan proposal PKM 2026 yang unggul. Penekanan diberikan pada pentingnya kesesuaian ide dengan skema PKM, kejelasan roadmap penelitian atau pengabdian, serta perumusan luaran yang terukur dan berdampak nyata.
Peserta juga memperoleh pembaruan terkait mekanisme seleksi, kriteria penilaian terbaru, serta tips praktis agar proposal mampu bersaing di tingkat nasional. Diskusi berlangsung interaktif, dengan para dosen aktif berbagi pengalaman dan tantangan dalam proses pembimbingan mahasiswa.
Pendekatan berbasis strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas substansi proposal, memperkuat analisis masalah, serta memastikan inovasi yang ditawarkan memiliki relevansi dan keberlanjutan.
Meningkatkan Peran Dosen sebagai Mentor Inovatif
BPIKA UMA menegaskan bahwa penguatan kapasitas dosen merupakan kunci utama dalam meningkatkan capaian PKM. Melalui ToT ini, dosen tidak hanya dibekali pemahaman teknis penyusunan proposal, tetapi juga didorong menjadi mentor inspiratif yang mampu menggali potensi kreatif mahasiswa.
Pendampingan yang efektif diyakini akan meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam menuangkan ide inovatif dan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Dengan strategi pembimbingan yang tepat, mahasiswa UMA diharapkan mampu bersaing secara nasional dan menunjukkan kualitas akademik yang unggul.
Komitmen UMA Menuju Kampus Unggul dan Berprestasi
Kegiatan ToT PKM 2026 ini sejalan dengan visi Universitas Medan Area dalam mewujudkan kampus unggul yang berdaya saing nasional dan internasional. Sinergi antara pimpinan universitas, BPIKA, dan para dosen menjadi fondasi kuat dalam membangun budaya akademik yang produktif dan berorientasi prestasi.
Partisipasi aktif para dosen dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen kuat UMA dalam meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa. Dengan strategi yang terarah dan pendampingan profesional, UMA optimistis mampu meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan serta memperkuat posisi sebagai kampus unggul di Sumatera Utara dan Indonesia.
Melalui Training of Trainers PKM 2026 ini, Universitas Medan Area semakin siap mencetak mahasiswa kreatif, inovatif, dan kompetitif, sekaligus memperkokoh reputasi institusi sebagai pusat pengembangan inovasi dan kewirausahaan akademik yang progresif.
