Malaysia, 1β2 Oktober 2025 β Program Studi Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Medan Area (UMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kualitas akademik dan wawasan global mahasiswa melalui kegiatan Widyakarya Internasional di Kuala Lumpur dan Putrajaya, Malaysia.
Mengangkat tema penegakan hukum tindak pidana korupsi di Indonesia dan Malaysia, kegiatan ini menjadi forum ilmiah lintas negara yang mempertemukan gagasan, pengalaman, dan praktik hukum dari dua sistem yang berbeda. Widyakarya tahun ini diikuti oleh mahasiswa Stambuk 2024 bersama dosen pendamping dan jajaran fungsionaris kampus.
Hari Pertama: Dialog Akademik di Universiti Teknologi MARA (UiTM)
Perjalanan akademik dimulai dengan kunjungan ke Fakulti Undang-Undang Universiti Teknologi MARA (UiTM) di Shah Alam, Selangor. Rombongan UMA disambut hangat oleh jajaran pimpinan fakultas, termasuk Prof. Madya Dr. Azhani Binti Arshad dan sejumlah kepala pusat studi.
Dalam sesi diskusi yang berlangsung dinamis, mahasiswa diajak menggali lebih dalam tentang regulasi dan sanksi pidana korupsi di Malaysia, termasuk peran lembaga-lembaga penegak hukum dalam proses penyelidikan dan penyidikan. Tak hanya itu, informasi seputar peluang studi lanjut pada program doktoral UiTM juga menjadi pembahasan menarik di tengah semangat kolaborasi akademik. Kunjungan diakhiri dengan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama sebagai penanda hubungan baik antar institusi.
Hari Kedua: Menyusuri Jalur Hukum di Istana Kehakiman, Putrajaya
Rangkaian kegiatan berlanjut ke jantung sistem peradilan Malaysia, yaitu Istana Kehakiman di Putrajaya. Di sini, mahasiswa disambut oleh tim Corporate Communication dan mengikuti diskusi interaktif mengenai perbandingan sistem peradilan serta penanganan korupsi antara Indonesia dan Malaysia.
Selain berdiskusi, peserta juga berkeliling Museum Istana Kehakiman (Justice Museum) dan Perpustakaan Mahkamah Persekutuan Malaysia, tempat yang menyimpan berbagai dokumen dan sumber hukum penting yang digunakan oleh praktisi dan peneliti hukum setempat.
Pengalaman Tak Ternilai, Jalinan Ilmu dan Jejaring Internasional
Widyakarya ini bukan sekadar perjalanan studi, tetapi sebuah pengalaman lintas budaya dan hukum yang membuka cakrawala mahasiswa terhadap tantangan dan solusi dalam penegakan hukum korupsi di ranah global.
Dengan semangat kolaboratif dan dialog terbuka, kegiatan ini berhasil memperkuat jejaring akademik antara Pascasarjana UMA dan institusi hukum di Malaysia, sekaligus memperkaya pemahaman mahasiswa terhadap pendekatan komparatif dalam ilmu hukum.

